
1. Rata-rata curah hujan bulanan selama 30 tahun di Kabupaten Agam didapatkan nilai curah hujan terendah pada bulan juli dengan nilai 174 mm/bulan. 2. Sebaran kekeringan di Kabupaten Agam dengan kategori normal seluas 42.095,59 (18,86%), agak kering seluas 101.603,67 ha (45,51%), kering dengan luasan 64.083,80 ha (28,71%), sangat kering dengan luasan 15.452,19 ha (6,92%), dan sangat kering memiliki luasan 902,68 ha (3,47%) dari total lahan sawah yang ada di Kabupaten Agam. 3. Tersedia peta potensi kekeringan pada lahan sawah yang mengidentifikasi potensi lahan sawah yang rentan terhadap kekeringan SPI. Kekeringan banyak terjadi pada bulan Juli dikarenakan pada bulan ini merupakan puncak terjadinya musim kemarau dan tersebad disebagian lahan sawah yang ada di Kabupaten Agam 4. Tingkat potensi kekeringan lahan sawah “kering” tersebar di banyak kecamatan di Kabupaten Agam dengan luasan 13.638,88 ha atau 52,47% dari total luasan sawah yang ada di Kabupaten Agam. 5. Kecamatan Tilatang Kamang merupakan daerah yang memiliki potensi kekeringan lahan sawah paling tinggi dengan luas 2.058,15 ha. 6. Tingkat potensi kekeringan lahan sawah “sangat kering” memiliki luasan 902,68 ha atau 3,47% dari total lahan sawah yang ada di Kabupaten Agam
Instansi Pemerinta khususnya dinas pertanian untuk pendugaan luasan areal yang terdampak kekeringan pada lahan sawah yang terjadi di Kabupaten Agam.